Selamat Datang di Program Literasi Digital

SMP Karya Nusa Lestari

Tentang

Program Literasi Digital

Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.

Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.

Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.

Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!

Tim Literasi Sekolah

Nama Orang

Penanggung Jawab (Kepala Sekolah)

Nama Orang

Ketua Tim Literasi Sekolah

Nama Orang

Bendahara

Nama Orang

Sarana dan Prasarana Literasi Sekolah

Nama Orang

Koordinator Literasi

Nama Orang

Koordinator Numerasi

Nama Orang

Koordinator Literasi Digital

Nama Orang

Anggota Tim Literasi

Nama Orang

Anggota Tim Literasi

Nama Orang

Anggota Tim Literasi

Nama Orang

Operator Sekolah

Nama Orang

Tata Usaha dan Pustakawan

Program Literasi Sekolah

Visi dan Misi Literasi

Terwujudnya komunitas literasi yang hidup, kreatif, dan berkarakter sehingga seluruh warga sekolah menjadi pembelajar sepanjang hayat yang memiliki budi pekerti luhur.

  1. Menumbuhkan Minat Baca dan Kebiasaan Membaca 15 Menit Setiap Hari
  • Siswa SMP diwajibkan membaca buku nonpelajaran 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
  • Buku yang dibaca lebih variatif: novel remaja, komik edukatif, biografi tokoh, buku sains populer, dll.
  1. Mengembangkan Literasi Dasar Menuju Literasi Kritis
  • Kelas 7: Fokus literasi dasar (membaca pemahaman, menulis paragraf, mencari informasi).
  • Kelas 8: Literasi perpustakaan dan literasi digital (menilai kebenaran informasi internet).
  • Kelas 9: Literasi kritis (membaca teks argumentasi, menulis opini, debat, proyek literasi).
  1. Mewujudkan Ekosistem Literasi Sekolah yang Kaya Teks
  • Menyediakan sudut baca, perpustakaan sekolah yang atraktif, pojok literasi di setiap kelas.
  • Tersedia teks beragam: buku fiksi dan nonfiksi, koran/majalah remaja, komik
  1. Mengintegrasikan Kegiatan Literasi dalam Pembelajaran dan Ekstrakurikuler
  • Setiap mata pelajaran wajib memiliki kegiatan literasi (misal: IPA membaca artikel sains, IPS analisis berita, Bahasa Indonesia menulis cerpen).
  • Kegiatan ekstrakurikuler: jurnalistik, klub buku, teater baca, lomba resensi, membuat buku digital, vlog buku, dll.
  1. Menumbuhkan Budi Pekerti melalui Literasi
  • Pemilihan teks yang mengandung nilai karakter Pancasila, toleransi, anti-bullying, lingkungan, dan kesehatan mental (sangat relevan untuk remaja SMP).
  • Kegiatan respons terhadap teks: diskusi kelas, jurnal refleksi, proyek aksi nyata (misal: kampanye anti-hoaks, gerakan peduli lingkungan).
  1. Melibatkan Orang Tua dan Masyarakat
  • Program “Orang Tua Membacakan Buku” atau “Literasi Keluarga”.

Target Literasi Sekolah

  1. 100% siswa melakukan kegiatan membaca 15 menit/hari.
  2. Minimal 80% siswa memiliki kemampuan literasi dasar (AKM level 3 ke atas).

  3. 70% siswa mampu melakukan literasi digital dasar (menilai hoaks, mencari referensi kredibel).

  4. Sekolah memiliki perpustakaan yang memenuhi standar minimal (rasio buku:sisiwa = 10:1, buku baru minimal 5% per tahun).

  5. Meningkatkan kegiatan literasi berbasis proyek per tahun (misal: membuat majalah sekolah, kampanye anti-hoaks, bedah buku).

Blog Literasi

Karya dan Prestasi Literasi