u3-20201601kalteng-kalimantanberitadotcom
Merantau ke Tanah Kalimantan Timur Karya Muhammad Imran Ismail

Di ujung Timur, di tanah yang kaya,

Tumbuh harapan di bawah langit yang cerah,

Kalimantan Timur, tanah yang memanggil,

Dengan sungai-sungai yang berbisik lembut.

Pagi datang, memeluk hutan yang hijau,

Embun menari di atas daun-daun rimba,

Angin berbisik, mengantar langkah kaki,

Menyusuri jalan setapak yang tak ternoda.

Mentari menyentuh bumi dengan sinar emas,

Menyinari setiap jejak yang tertinggal,

Di bumi yang kokoh, berpadu dengan laut,

Menawarkan kedamaian, jauh dari hiruk pikuk dunia.

Merantau di sini, adalah perjalanan jiwa,

Menemukan kekuatan dalam kesederhanaan,

Setiap tetes keringat adalah cerita baru,

Mengukir hidup di tanah yang penuh warna.

Kalimantan Timur, negeri yang megah,

Di antara hutan dan lautan, rahasia alam terbuka,

Aku datang, membawa mimpi dan asa,

Di sini, aku tumbuh, dan hidup penuh makna

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait